Cari Blog Ini

Selasa, 27 Desember 2022

Cara menciptakan pemain tenis meja berkarakter

 

Cara menciptakan pemain tenis meja berkarakter



Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat


Olahraga tenis meja bukanlah olahraga yang simpel, cukup "njelimet" untuk dikuasai dari teknik A sampai Z. Namun tidak ada yang mustahil jika kita mengawalinya dengan niat, kemauan latihan secara rutin dibawah pengawasan pelatih.

Pemain usia dini adalah bagaikan kertas putih, tinggal bagaimana sang pembimbing mengarahkan si anak dalam berlatih.
Latihan multi-ball secara terus-menerus menjadi modal awal untuk meningkatkan reflek kemampuan memukul.

Selain faktor internal penguasaan teknik, faktor eksternal juga tidak boleh diabaikan.
Mental, attitude, fisik dan psykis juga harus dibina agar karakter bermain yang baik sempurna terbentuk. Dan yang tak kalah penting adalah dukungan dari orangtua

Bahasa yang baik dan bicara secara baik-baik dari pembimbing harus dirasakan anak dan ditunjukkan dengan perbuatan. Dengan begitu, anak merasa dihargai dan tumbuh rasa percaya dirinya.
Tidak serta merta instruksi pelatih langsung bisa dicerna. Butuh kesabaran dan ketekunan  agar psykologi anak tetap terjaga. 

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2022/12/adakah-korelasi-antara-kecerdasan.html

Variasi latihan harus diterapkan agar anak tidak merasa bosan. Berlatih sambil bermain, begitu kira-kira untuk mensiasati agar anak-anak tetap semangat berlatih. Jika dalam latihannya sudah merasa enjoy, tentu akan lebih mudah baginya untuk menerima instruksi pelatih. Mental pemain usia dini harus dipupuk tanpa mengurangi hak-hak anak di usianya, berlatih divariasikan dengan permainan tadi bisa diterapkan dalam sesi latihan tertentu.

Semangat sehat dan salam 🏓

Senin, 26 Desember 2022

Turnamen Tenis Meja Kamus Cup

 

Turnamen Tenis Meja Kamus Cup



Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat


Kamus dalam arti sesungguhnya adalah buku rujukan yang menerangkan makna kata-kata. Kamus berfungsi untuk membantu seseorang mengenal perkataan baru.
Namun Kamus dalam artikel ini adalah nama sebuah GOR Tenis Meja di daerah Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (belakang SMP PGRI Setu) milik pemain tenis meja senior Bekasi

Menurut Ukont Sukonto sebagai owner GOR Kamus, nama Kamus adalah kependekan kata dari Kalah Menang Untuk Sport. Ini menunjukkan bila di GOR Kamus diutamakan menjunjung sportifitas, kalah menang hal biasa dalam olahraga.
Dengan empat meja, GOR Kamus bisa dijadikan rujukan membantu pemain Tenis Meja untuk mengenal permainan Tenis Meja maupun tempat bersilaturrahim sesama pemain. Walaupun masih terbilang baru, GOR Kamus selalu ramai oleh pengunjung. Basecamp PTM Cimuning ini memasang tarif Rp 10.000,- per kunjungan dan sudah mendapatkan satu botol air mineral gratis.

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2022/12/enam-belas-centimeter.html

Beberapa kali turnamen diselenggarakan di GOR ini, namun untuk tajuk Kamus Cup ini adalah event perdana yang diadakan oleh sang Owner. Diikuti oleh sekitar  116 peserta, event ini mempertandingkan kelas Divisi 6, 7, 8 dan 9 dan melahirkan para juara sbb:
1. SUYUD/6/RCC CKRG
2. BUDI S/7+/CKD CLGSI
3. JEMI/9+/CMNG BKSI
3. UJI/8/HAPPY JKT

Selamat kepada para juara, para peserta dan panitia. Kalah menang untuk sport…

Semangat sehat dan salam 🏓

SOP JANDA meramaikan TENIS MEJA

 SOP JANDA meramaikan TENIS MEJA



Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat


“PERHATIAN, PENGUNJUNG HARAP LAPAR!”

Begitu kira-kira bunyi spanduk peringatan saat kita memasuki area rumah makan Sop Janda. Ya, kuliner dan olahraga memang tidak bisa dipisahkan. Untuk menunjang kemampuan stamina dalam berolahraga tentu kita harus tetap makan cukup dengan gizi seimbang.


Tenis Meja adalah salah satu cabang olahraga yang membutuhkan kebugaran tubuh yang baik, karena cabor ini membutuhkan kelincahan bergerak dan kecerdasan berfikir. Oleh karena itu, setiap pemain harus memperhatikan asupan makanan yang sehat untuk dikonsumsi.


Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2022/12/sahabat-tenis-meja-oleh-kasmono-monex.html


Pak Pur, begitu sapaan akrab Purwandi Sarmanto sebagai pemilik usaha kuliner Sop Janda, kali ini bukan mau meramu menu kuliner di GOR Tiga Dewi Bekasi, melainkan menyelenggarakan kegiatan Turnamen Tenis Meja “SOP JANDA CUP”. Dengan uang pendaftaran hanya Rp 15.000,- pemain mendapatkan makan siang gratis, tentunya dengan menu Sop Janda. Soal rasa, Sop Janda sungguh menggugah selera tentunya, recommended guys ..
Bagi Pak Pur tentu ajang ini sekaligus dijadikan sebagai sarana marketing, dengan harapan ada feedback yang baik terhadap brand Sop Janda terutama di kalangan pecinta Tenis Meja.


Perhelatan di hari Minggu 25 Desember 2022 ini mempertandingkan kelas Kurcaci, Amatir 4 dan Amatir 3. Diikuti sekitar 155 peserta, melahirkan para juara pada tiap kelasnya.

Para Juara kelas Amatir 3 (A3)
Para Juara kelas Amatir 4 (A4)
Para Juara kelas Kurcaci 


Selamat kepada para juara, para peserta dan panitia atas suksesnya penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja Sop Janda Cup di GOR Tiga Dewi (3D) Bekasi, Jawa Barat.

Terimakasih kepada pak Pur selaku sponsor acara ini, semoga usahanya semakin berkembang dan sukses.
PERHATIAN, pemain yang belum meraih juara harap bersabar dan lebih tekun berlatih!!! Hehehe…Itulah pesan yang bijak sebagai peringatan ketika usai gelaran Sop Janda Cup

Semangat sehat dan salam 🏓

Minggu, 25 Desember 2022

Kompetisi tenis meja sebagai barometer skill yang dimiliki pemain

 


Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat



Prestasi olahraga barometernya ada pada capaian hasil kompetisi oleh seorang atlet/ pemain. Tanpa kompetisi tak akan lahir prestasi yang baik. Setiap cabang olahraga mempunyai agenda kompetisi untuk mempersiapkan atletnya dalam pertandingan yang akan diikuti.

Semua cabang olahraga punya agenda kompetisi, biasanya induk organisasi mempunyai kalender tetap. Tetapi untuk kelas akar rumput, sepertinya hanya Cabor Tenis Meja yang paling sering ada pertandingan dalam wadah turnamen, baik turnamen mini maupun open. Hampir setiap Sabtu/Minggu di Jabodetabek selalu ada turnamen Tenis Meja. 

Tidak semua pemain mengejar podium dalam mengikuti sebuah turnamen, tentu dengan mengukur skill yang dimiliki. Dengan mengikuti turnamen setidaknya bisa sebagai pengukur peningkatan skill selama kita berlatih, bisa pula sebagai ajang silaturrahim antar pemain.

Tak lengkap rasanya jika kita sudah berlatih tetapi tidak mencoba bertanding di turnamen, seperti ibarat sayur kurang garam, itulah proses yang harus dilewati oleh setiap pemain. Semangat mengikuti pertandingan, kerahkan semua kemampuan yang dimiliki, nikmati hasilnya setelah kita sudah berjuang maksimal.

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2021/07/evaluasi-sbg-barometer-kemajuan-kita.html?m=1

Apapun hasilnya dari pertandingan itu, lakukan evaluasi terhadap kekurangan yang masih ada, dan tahap selanjutnya adalah targetkan goal pada pertandingan berikutnya.


Semangat sehat dan salam 🏓

Sabtu, 24 Desember 2022

Process Long Pimple Rubber

 

Process Long Pimple Rubber



By: Kasmono Monex, a fan of healthy living

 

 

Apart from being a unique sport, table tennis is more difficult for the general public to do than other sports. The size of the ball is small, the field is relatively small, the tools with all the characteristics of the ball produced are some of the reasons why people generally call table tennis a sport that is quite difficult to learn.

 

The rubber used by players, for example, is very diverse in its types and characteristics. For a beginner like me, facing a slippery rubber opponent's game is considered normal, even though there are many losses.

 

However, if you face an opponent who has spots, let alone one who is processing it, it feels like the training that has been undertaken becomes meaningless. That is also the reason for many players who try to switch to using process spots to easily beat opponents.

 

But did you know that learning to use process spots rubber is not as easy as we imagine?

 

Block, push, twiddel, etc. techniques must be learned, and it requires patience and the process is not instantaneous.

 

And what we also need to know, it turns out that even though the price is relatively cheap compared to slippery rubber, its durability is not too long compared to slippery rubber which can last for months of use.

 

Incorrect execution of the ball can result in break pips, this makes players try to change the rubber so that the performance of the game is maintained. At least that's a little story from one of the players with process rubber through light discussion.

 

Also read: https://kasmonomonex.blogspot.com/2021/07/pentingnya-coach-dalam-pertandingan.html

 

It turns out that even though the price of process rubber is cheap, because of its "short durability" the expenses are not much different from buying slippery rubber.

 

Is that right? Only true process rubber players can explain their experience. Hehehe

 


Healthy spirit and greetings 🏓

Jumat, 23 Desember 2022

Karet Licin/ Polos pada Tenis Meja (part 2)

 

Karet Licin/ Polos pada Tenis Meja (part 2)



Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat



Selain jenis karet licin/ inverted, dalam permainan Tenis Meja juga diperbolehkan menggunakan karet jenis lain seperti karet bintik maupun karet anti spin/ power.


Bintik pendek/ Bintik Serang/ Binser:
Karet-karet pimples-out pendek biasanya digunakan oleh hitter (baca: memukul datar, rendah spin) yang bermain dekat meja. Bintik pendek tidak menghasilkan spin sebanyak karet licin/ inverted, tetapi membuat pemakainya lebih mudah menghadapi spin lawan. Kecepatan yang dihasilkan dari karet bintik pendek umumnya lebih tinggi dari yang dihasilkan inverted walaupun dengan spons yang sama. Tergantung pada ketebalan spons, bintik pendek juga bisa dipakai bermain chop (pukulan memotong) dengan bermacam-macam putaran yang bisa dihasilkannya. Ketika melakukan blok dan serangan sering menghasilkan deadball (baca: bola2 mati melayang seolah tanpa putaran).


Bintik Panjang/ Bintik Bertahan:
Bintik pada karet pimples-out panjang bentuknya relatif panjang dan lembut. Bintik Panjang tidak mampu menghasilkan putarannya sendiri, tetapi mengandalkan putaran dari lawan sebagai gantinya. Hal ini dijadikan oleh pemakainya untuk mengacaukan lawan dan merusak irama mereka. Bintik Panjang mengandalkan pada putaran bola lawan yang datang, cenderung meneruskan putaran lawan (baca: bola datang topsin, kembali backspin), karena membengkok saat benturan, hasilnya membalik atau mengubah spin yang datang, tidak seperti pada karet licin/ inverted.

Karet Bintik Panjang biasa dipakai oleh pemain blok dekat meja, chopper, tapi dalam beberapa kasus juga bisa dipakai jauh dari meja untuk pukulan chop jarak jauh. Karet Bintik Panjang biasanya hanya digunakan di sisi backhand, dengan keterbatasan serangan disisi ini. Bintik Panjang juga memungkinkan untuk bermain agresif, meskipun kemampuannya rendah menghasilkan bola putaran/spin.

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2022/12/bahagia-itu-sehat.html

Kini giliran pemain, mau pilih pakai karakter jenis yang mana? Sesuaikan saja dengan selera masing-masing untuk menunjang agar performa menjadi maksimal. (End)

Semangat sehat dan salam 🏓

Karet Licin/ Polos pada Tenis Meja (part 1)

 

Karet Licin/ Polos (part 1)



Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat


Tenis meja merupakan olahraga ketangkasan yang membutuhkan Blade/ Bet sebagai alat pemukul bola untuk bermain. Seperti halnya raket pada bulutangkis, bet menjadi alat paling penting selain meja, net dan bola pingpong. Namun tahukah kalian jika bet yang dipakai para pemain tenis meja beragam varian dan kombinasi karakteristiknya?

Bet terdiri dari perangkat kayu dan karet. Untuk men-set up bet yang cocok, para pemain biasanya melakukan beberapa trial/ percobaan sebelum memutuskan sebagai set up pilihannya.

Karet Licin/ Polos (Bukan Produk China):
Permukaan karet yang licin atau inverted (tidak berbintik) misalnya, jenis ini paling banyak dipakai oleh para pemain dengan gaya menyerang, walau tak sedikit pula pemain bertahan yang memakainya juga. Dengan karakteristik permukaannya yang halus lembut (smooth) dengan sisi permukaan licin menghadap ke luar dan pimple (bintik) menghadap ke arah dalam blade, memungkinkan pemain dapat menghasilkan spin dan speed yang tinggi. Spin yang dihasilkan tidak hanya oleh kinerja topsheet (lapisan luar) saja, tetapi juga oleh tekanan bola (menancap tenggelam) ke dalam spons sehingga terjadi kontak bola yang luas pada tampang permukaaan karet tersebut

Karet Licin/ Polos (Produk China):
Karet-karet produk China pada umumnya memiliki topsheet lebih lengket atau “tacky”. Putaran dihasilkan sebagian besar oleh topsheet, dengan spon yang relatif lebih padat dan lebih keras.
Efeknya akan menghasilkan putaran yang tinggi, dan biasanya terjadi satu game singkat pendek yang jauh lebih baik dan kemampuan menyerangnya yang baik dibanding karet licin biasa (non-China). Tetapi mempunyai kelemahan kurang konsisten untuk bermain bertahan (defense) dan atau membalas pukulan (counter).

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2022/11/pemain-galau.html

Set up alat hanya sebagai pendukung dalam permainan, terpenting adalah penguasaan teknik, strategi bermain dan stamina prima yang harus kita asah dan kita latih secara terus-menerus.
To be continue....

Semangat sehat dan salam 🏓

Kamis, 22 Desember 2022

Bermimpilah dalam berlatih Tenis Meja

Bermimpilah dalam berlatih Tenis Meja



Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat


Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan keniscayaan. Berlatihlah tanpa lelah sampai kita meraihnya. Hobi takkan terikat waktu, bebaskan mimpi kita mewarnai menjadi pelangi di jiwa.

Cinta kepada hidup sehat memberikan senyuman abadi, walau hidup kadang tak adil (sakit), tapi cinta lengkapi kita.
Hobi takkan terikat waktu, jangan berhenti mewarnai jutaan mimpi di jiwa kita.

Dalam menjalani latihan kita akan bertemu dengan berbagai tantangan dan pelajaran baru. Mulai dari sulit berprestasi, sampai dengan eksistensi di kalangan teman.
Mungkin beberapa pemain enggan untuk membahas mengenai latihan dan juga progres setelahnya.
Ada yang merasa takut, ragu, ataupun meyakini untuk menghindarinya saja membicarakan capaian prestasi, dengan alasan latihannya hanya untuk menjaga kebugaran dan senang-senang saja. Boleh kok, namun akan lebih baik jika dalam latihan kita bisa menjalaninya dengan seimbang.
Dengan begitu, kebahagiaan fisik dan juga batin akan lebih terasa.
Targetkan dalam berlatih. Setiap pemain mempunyai target masing-masing, ada target prestasi, target stamina, target ingin bisa teknik tertentu, target mengalahkan pemain A misalnya dan lain sebagainya.

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2022/12/kekuatan-dalam-bermain-tenis-meja.html

Berlatihlah dan terus tertawa bahagia, walau prestasi tak seindah harapan.
Bersyukurlah pada Yang Kuasa
sehat jasmani dan rohani kita, selamanya takkan terikat waktu...

Semangat sehat dan salam 🏓

Rabu, 21 Desember 2022

Kekuatan dalam bermain Tenis Meja

Kekuatan dalam bermain Tenis Meja
Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat 


Seperti kita tahu, cabang olahraga Tenis Meja merupakan olahraga yang sangat energik. Karakteristik keterampilan dan kelincahan melekat pada olahraga ini selain kecerdasan berfikir. 

Kemampuan skill yang kita miliki menjadi modal bagus dalam bermain. Stamina, mental, skill ataupun strategi harus selalu diasah agar tidak menurun kualitasnya. 

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2022/12/bintik-proses-binpros-dalam-tenis-meja.html 

Tahukah kalian bahwa kekuatan tidak berasal dari kemampuan fisik? Kekuatan datang dari kemauan yang gigih. Kemauan akan mendukung semua aspek mendapatkan keberhasilan. Mau berlatih rutin, mau menerima masukan dari siapapun dan mau bekerja keras adalah kunci mendapatkan keberhasilan. Bersungguh-sungguh berproses niscaya akan mendekatkan diri kepada keberhasilan. 
Namun tetaplah rendah hati walau keberhasilan sudah dalam genggaman. 
Selamat berolahfisik, olahrasa dan olahpikir.

Semangat sehat dan salam 🏓

Senin, 19 Desember 2022

Time Table Tenis Meja dan Liga Takasi

 

Time Table Tenis Meja dan Liga Takasi

 


Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat

 

 

Liga Takasi adalah nama sebuah event turnamen tenis meja di GOR Tiga Dewi Bekasi untuk pemain/ penghobi yang berdomisili atau bekerja/ bersekolah di wilayah Bekasi Raya. Liga Takasi sudah terselenggara rutin tiga kali dalam setahun sesuai kalender tetap di bulan Februari, Agustus dan Desember setiap tahunnya. 

Selain mempunyai Kalender tetap, Liga Takasi juga mempunyai Time Table yang baik. Timetable adalah suatu daftar waktu mengenai kapan suatu kegiatan akan dilakukan, terutama terkait waktunya. Dalam bahasa Indonesia, timetable bermakna serupa dengan schedule yang artinya jadwal. Dalam kaitannya dengan pertandingan Tenis Meja, Time Table tentu bisa diartikan sebagai jadwal pertandingan sesuai waktu yang sudah ditentukan sebelumnya oleh panitia.

Sebagai contoh: jika pemain mempunyai jadwal main jam 09.00 wib, maka pemain tersebut akan dipanggil oleh panitia untuk bermain jam 09.00 wib. Namun jika setelah dipangil pemain tersebut belum ada, maka akan ditunggu hingga 15 menit kedepan. Lebih dari 15 menit bisa dipastikan akan terkena WO.

Dengan menerapkan time table seperti itu, pemain yang mengikuti turnamen Liga Takasi ataupun turnamen lain yang diselenggarakan di GOR Tiga Dewi bisa memanage waktu, baik dalam perjalanan maupun istirahat, sholat dan makan. Panitia tidak pandang bulu dalam menerapkan time table, semua pemain diperlakukan sama.

Itulah yang menjadi salah satu ciri khas ketepatan waktu setiap turnamen yang diselenggarakan di GOR Tiga Dewi Bekasi. Pemain tidak akan merasa bosan menunggu dipanggil untuk bermain, karena semua sudah jelas sesuai jam yang tertera di jadwal pertandingan.

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2021/07/evaluasi-sbg-barometer-kemajuan-kita.html

Tentu pemain sangat berharap kepada EO di tempat lain untuk menerapkan time table seperti itu agar waktu pertandingan tidak molor dan tidak jenuh menunggu dipanggil panitia untuk bertanding.



Semangat sehat dan salam 🏓