Cari Blog Ini

Sabtu, 11 Februari 2023

Bermain menyerang atau bertahan dalam Tenis Meja?

 

Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat


Selain olah fisik dan olah rasa, tenis meja adalah olahraga yang membutuhkan olah pikir (kecerdasan berfikir).
Mindset pemain tenis meja harus dibangun sebaik mungkin. Kita harus bermain untuk menang, bukan bagaimana untuk tidak kalah.

Pemain yang bisa memulai serangan pertama/ terlebih dahulu, akan banyak diuntungkan dalam perolehan poin. Jika terjadi reli, usahakan tetap konsisten dengan bola-bola cepat. Namun jika pada saat reli kita terpojok dan terpaksa harus memperlambat tempo, kita harus siap dalam posisi bertahan. Lakukan perubahan dari posisi menyerang menjadi bertahan dengan cepat.
Melambatkan bola pada saat reli bukanlah hal yang dilarang, bahkan jika dalam melambatkan bola ternyata ada efektifitas bermain yang besar di dalamnya, kenapa tidak?  .

Idealnya sebagai pemain mempunyai kemampuan menyerang dan bertahan yang seimbang, namun selalu usahakan untuk lakukan inisiatif penyerangan dalam bermain. Saat posisi memimpin poin pun tidak perlu menunggu kesalahan lawan, usahakan perolehan poin berkat strategi yang kita mainkan.

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2022/12/kompetisi-tenis-meja-sebagai-barometer.html?m=1

Sebagian pemain yang melakukan serangan pertama dan tidak melepaskannya akan menjadi  pemenang permainan. Tidak menjadi jaminan menang, tetapi probabilitas untuk menang lebih terbuka.
Pro dan kontra dalam berpendapat akan selalu ada, tetapi menjadi pemain dengan karakter menyerang ataupun bertahan adalah pilihan.


Semangat sehat dan salam 🏓

Jumat, 10 Februari 2023

Berapa Banyak Set dalam Tenis Meja?

 


Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat.


Jika kita baru mengenal tenis meja, kita pasti bertanya-tanya berapa set dalam tenis meja untuk memenangkan sebuah pertandingan, atau berapa set untuk menang di pingpong?

Untuk kompetisi dengan panitia pelaksana yang berbeda, peraturan dan struktur pertandingan bisa saja  akan berbeda pula.
Pada cabang olahraga tenis meja selalu menggunakan set ganjil, sehingga tidak akan terjadi pertandingan berakhir dengan draw, tidak seperti di beberapa cabang olahraga lainnya. Tenis meja lazim menggunakan sruktur pertandingan Best of Five, walaupun tidak menutup kemungkinan ada yang memakai Best of Three maupun Best of Seven pada pertandingan tertentu.

Apakah kita perlu memainkan semua (5 set) dalam pertandingan Best of Five?
Jawabannya adalah tidak perlu.
Kita hanya perlu memenangkan sebagian besar set untuk memenangkan pertandingan, jadi kita tidak perlu memainkan semua set.

Jika dicontohkan dalam pertandingan best of five, kita akan menjadi pemenang jika mengalahkan lawan kita dalam 3 set pertama (3-0). Sekarang tidak perlu memainkan 2 set lagi untuk mencapai total 5 set, karena walaupun kalah di 2 set terakhir, kita tetap memiliki mayoritas kemenangan yaitu 3 dari 5 set.
Jadi, siapa pun yang memenangkan 3 set, permainan berakhir. Pada Best of Five hanya akan menghasilkan score 3-0, 3-1, 3-2 atau sebaliknya.

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2022/12/bahagia-itu-sehat.html?m=1

Saya berharap kita sudah memahami dan mengetahui peraturan berapa banyak set dalam tenis meja yang harus kita mainkan untuk memenangkan pertandingan setelah membaca artikel ini.


Semangat sehat dan salam 🏓

Kamis, 09 Februari 2023

Proses tidak akan mengkhianati hasil (Tenis Meja)

 

Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat


Kalau ingin merasakan madu harus tahu bagaimana proses lebah menghasilkan.

Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan dan kenyamanan. Mereka dibentuk melewati kesulitan, tantangan, kepedihan dan airmata.

Hargai perasaannya, harga dirinya  yang sedang berjuang / diperjuangkan pada proses saat ini untuk meraih harapan yang diinginkan.

Begitu juga dalam tenis meja, untuk mencapai prestasi tentu membutuhkan waktu dan perjuangan. Tidak mudah mencapainya, harus melalui proses latihan dengan tekun, melewati kekalahan dan tantangan, serta mengorbankan waktu dalam berlatih.
Banyak rintangan dan tantangan, namun jika kita fokus pada tujuan awal, tidak ada yang mustahil untuk direalisasikan.
Nikmati prosesnya, lakukan evaluasi dan tingkatkan keterampilan bermain. Jika hal itu sudah dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka akan ada hasil yang baik di belakangnya.

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2021/07/apakah-kita-akan-membawa-permainan-kita.html?m=1

Prestasi bukan untuk disombongkan, di atas langit masih ada langit. Tetap rendah hati dan jangan pelit berbagi ilmu. Kita harus belajar ilmu padi, semakin tinggi dan berisi akan semakin menunduk dan memberi manfaat bagi orang lain. Hargailah pemain lain, karena tanpa mereka kita tak akan sampai ke puncak prestasi.


Semangat sehat dan salam 🏓


Rabu, 08 Februari 2023

Manfaatkan Serangan Balik Tenis Meja dari Kecepatan Bola dan Gerakan Lawan

 

Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat


Semua pemain tenis meja mempunyai tujuan memperoleh keuntungan serangan terlebih dahulu dan mencoba memenangkan satu poin sesegera mungkin.

Jika dalam permainan lawan kita mendapat keuntungan melakukan serangan terlebih dahulu, maka kita akan berurusan dengan datangnya bola cepat, kuat dan "tidak nyaman".
Lantas apa yang akan kita lakukan dan bagaimana untuk menghadapi situasi seperti ini?

Pemain yang menyerang terkadang menggunakan full power dalam memukul bola, ini mengakibatkan keseimbangan tubuhnya sedikit terfokus pada gerakan akhir saat setelah memukul.
Situasi seperti ini bisa kita manfaatkan sebagai "titik lemah" untuk penempatan "return ball" dari kita.
Kita harus tahu cara mengembalikan bola ke sisi lawan bukan dengan paksaan tetapi dengan menggunakan kecepatan atau putaran bola dan tergantung gerakan serta posisi lawan.

Tujuan kita adalah untuk merubah laju permainan dan mengembalikan bola ke meja lawan dengan penempatan yang baik, mencoba memancing agar lawan melakukan kesalahan, membuat lawan sulit melakukan serangan berikutnya dan memanfaatkan pertahanan kita menjadi serangan balik.

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2023/01/cerdas-bermain-tenis-meja.html?m=1

Pemain tenis meja membutuhkan bantuan alat yang banyak dan beragam untuk mencapai level permainan yang lebih tinggi, sehingga penting juga untuk melatih dan mensimulasikan  kemampuan mengembalikan bola dari semua jenis serangan lawan untuk menghasilkan serangan balik.


Semangat sehat dan salam 🏓

Selasa, 07 Februari 2023

Tumpuan kaki dan memindahkan berat badan dalam Tenis Meja

 


Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat


Semua cabang olahraga fisik membutuhkan energi yang besar untuk dapat memperoleh hasil maksimal. Tenis meja misalnya, para pemain harus tahu bagaimana cara menggunakan bagian tubuh untuk mendukung kualitas pukulan yang dibutuhkan.

Memakai kekuatan tangan saja tidak cukup, otot tangan tidak terlalu kuat untuk menghasilkan tenaga dan kecepatan.
Pemain harus tahu cara menggerakkan/ memindahkan berat badan dengan benar menggunakan otot pinggang dan pinggul agar menghasilkan daya, kecepatan dan rotasi.

Penggunaan bagian tubuh dan transfer berat badan akan membantu selain kekuatan dan kecepatan juga menentukan pada akhir gerakan arah bola dengan tepat ke tempat yang diinginkan.

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2021/07/evaluasi-sbg-barometer-kemajuan-kita.html?m=1

Untuk bermain di level yang lebih tinggi, pemain harus menggabungkan antara tangan dan bagian tubuh yang lain untuk menghasilkan kualitas pukulan yang baik.


Semangat sehat dan salam 🏓

Minggu, 05 Februari 2023

11 Poin adalah harga mati dalam Tenis Meja

 

Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat



Tidak ada seorang pemain tenis meja manapun yang menang ketika poin masih 8-2 atau bahkan 10-3.

Seorang pemain tidak boleh merasa puas meski memimpin dengan beberapa poin. Jangan pernah memberikan dengan mudah, apalagi poin gratis kepada lawan.
Dalam tenis meja, satu atau dua poin dapat menentukan seluruh permainan.

Seorang pemain perlu memulai mendapatkan poin dan tidak menunggu kesalahan lawan. Lakukan gerakan dan pukulan yang sekiranya bisa menghasilkan poin.
Kita harus ingat bahwa penambahan poin akan menuju kemenangan.

Pemain dituntut menjaga konsentrasi sepanjang permainan. Tetap lakukan tekanan yang terukur kepada lawan, karena lengah sedikit saja dapat dimanfaatkan lawan untuk mencuri poin dari kita.

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2022/12/enam-belas-centimeter.html?m=1

Sebelum mencapai poin sebelas, wasit belum menentukan pemenang, sehingga stabilitas permainan harus dijaga. 11 poin adalah harga mati!!


Semangat sehat dan salam 🏓

Sabtu, 04 Februari 2023

Urutan Gerakan Tubuh Ketika Hendak Memukul Bola pada Tenis Meja

 


Oleh: Kasmono Monex, pengemar hidup sehat



Tenis meja adalah olahraga yang membutuhkan tingkat ketelitian tinggi bagi pemainnya. Sekali kita tidak teliti dalam mengeksekusi bola, peluang mendapatkan poin akan hilang begitu saja.

Agar pemain dapat menyelesaikan gerakan yang diinginkan dalam memukul bola dengan benar, kita perlu memanfaatkan semua bagian tubuh dan menggunakannya dalam urutan yang benar.

1. Mata
Mata adalah bagian terpenting untuk mengamati arah dan putaran bola. Kita harus menjaga konsentrasi dalam melihat bola yang datang kepada kita.

2. Kaki
Setelah kita melihat dan mengamati bola yang datang kepada kita, kita harus bergerak dengan kaki kita untuk bersiap dalam bentuk dan posisi terbaik untuk melakukan tindakan yang kita perlukan.

3. Kepala (kecerdasan berfikir-red)
Setelah kita mendaratkan kaki dengan benar, kita memikirkan aksi apa yang akan kita lakukan (Spin, Chop dll). Kemudian kita berfikir akan kita arahkan ke mana bola tersebut dan dengan pukulan apa.

4. Tangan dan Pinggang
Gerakan terakhir pada aksi memukul bola adalah tangan dan pinggang. Tangan melakukan eksekusi pukulan dan didukung oleh kekuatan putaran pinggang.

Jika kita melihat arah datangnya bola, lantas kita akan menggerakkan kaki, kemudian berfikir tindakan apa yang akan kita lakukan. Kemudian tangan dan pinggang melengkapi dengan eksekusi pukulan yang sudah kita fikirkan tadi.

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2021/07/apakah-kita-akan-membawa-permainan-kita.html?m=1

Itulah mengapa begitu pentingnya mengajarkan dan memastikan mempelajari urutan tindakan gerakan tubuh yang benar, sehingga sistem tubuh (memori otot dan berfikir) akan mengajarkan kita dan memungkinkan kita untuk mencapai tingkat permainan yang lebih tinggi.

Membiasakan gerakan yang benar adalah membangun reflek menjadi bagus. Berlatihlah!!


Semangat sehat dan salam 🏓

Jumat, 03 Februari 2023

Kuda-kuda Penting dalam bermain Tenis Meja

 


Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat


Bagian tubuh yang paling berperan dalam mobilitas seseorang adalah kaki. Jika bagian tubuh yang satu ini tidak berfungsi dengan baik, tentu membutuhkan alat bantu agar fungsi kaki dapat bekerja semestinya. Saling berkaitan fungsi kaki dengan anggota tubuh yang lain agar tercipta harmonisasi yang selaras. Dan bagian kaki yang mempunyai tugas paling berat adalah lutut (knee).

Dalam olahraga tenis meja misalnya, lutut mempunyai peran yang sangat signifikan terhadap kualitas permainan kita.
Bagaimana tidak? Lutut akan mempunyai tugas paling berat pada kaki untuk menopang seluruh anggota tubuh agar bisa bergerak  lincah.

Kuda-kuda pemain sangat dipengaruhi oleh kekuatan lutut. Tak jarang pemain tenis meja maupun cabang olahraga lain memakai "knee decker", sebuah bahan elastis yang berfungsi sebagai alat bantu menguatkan fungsi lutut.

Jika posisi kedua lutut direndahkan saat bermain tenis meja, akan membentuk kuda-kuda. Kuda-kuda membantu kesiapan pemain dalam menerima bola dan melakukan pukulan.
Kualitas pukulan pemain yang posisi kakinya (lutut) lurus, dengan posisi kaki (lutut) sedikit direndahkan saat bermain tenis meja jelas sangat berbeda hasilnya.
Pemain yang lututnya direndahkan (kuda-kuda) akan lebih memiliki kekuatan dan akurasi pukulan yang lebih bagus.
Dengan posisi kuda-kuda yang baik, pemain siap menunggu bola atau memukul bola baik menyerang maupun bertahan.

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2022/12/kekuatan-dalam-bermain-tenis-meja.html?m=1

Teruslah berlatih tenis meja dengan membiasakan posisi kuda-kuda yang baik agar menghasilkan kualitas pukulan yang baik pula, dengan demikian akan melahirkan naluri bermain yang baik dan berkualitas.

Sendi lutut seringkali mudah mengalami cidera, oleh karenanya harus dijaga, perbaiki langkah kaki saat bermain. Lutut sehat, kuda-kuda kuat, permainan mantap!!


Semangat sehat dan salam 🏓

Kamis, 02 Februari 2023

Belajar Blok Tenis Meja

 

Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat


Tenis meja adalah olahraga yang selain mengolah raga/ fisik, juga mengolah rasa dan pikiran. Sulitnya menterjemahkan putaran bola dalam permainan memaksa kita untuk cerdas dalam membaca dan memahami karakter bola dari lawan.

Selain dituntut mampu melakukan teknik menyerang, pemain juga wajib menguasai teknik blok sebagai pertahanan maupun serangan balik.
Dalam tenis meja modern, blok pasif sudah tidak relevan lagi, terutama bagi pemain muda yang identik dengan kelincahan dan kecepatan. Sebaiknya tambahkan sedikit tenaga saat melakukan blok, sehingga menjadi blok aktif.

Teknik bloking banyak diremehkan oleh sebagian pemain. Ini salah besar, karena dengan blok yang rapih dan konsisten akan bisa lebih mengontrol permainan. Kita akan dengan mudah mengarahkan bola ke sisi mana, dan bersiap melakukan serangan berikutnya.
Untuk melakukan blok kita harus menyerap kekuatan bola yang datang, gunakan perut untuk menyerapnya. Saat gerakan bloking, tekuk perut dan bungkukkan badan ke depan serta posisi tetap dekat dengan meja. Kadang kita melakukannya dengan tegang, sehingga bola mental terlalu jauh.
Agar blok kita konsisten, lakukanlah dengan rileks, dengan demikian akan lebih mudah untuk mengontrolnya.
Blok backhand di depan badan akan memudahkan kita mengontrol bola.

Lakukan stroke untuk melatih blok kita secara konsisten, dan arahkan bola ke beberapa arah yang berbeda. Di sisi lain, teman latihan akan mengasah serangan dengan pukulan topspinnya dan kelincahan kakinya.

Lalu kenapa blok backhand?
Posisi menyerap tenaga paling ideal adalah pada posisi backhand dengan posisi bet di depan badan. Ini untuk mengantisipasi jika kekuatan backhand spin kita tidak siap, maka cukup lakukan blok.
Lantas jika serangan lawan ke arah forhand kita? Ya langsung lakukan counter saja dengan pukulan topspin yang kuat, jangan hanya lakukan blok di sisi forhand.

Baca juga: https://kasmonomonex.blogspot.com/2021/07/sinkronisasi-feeling-dan-tangan-pada.html?m=1

Tips posisi melakukan simulasi blok backhand adalah dengan berdiri dekat meja, bet menghadap ke lawan, posisi bet lebih tinggi dari siku dan tekuk tubuh serta berat badan condong ke depan. Simulasikan saat kita berlatih, dan jangan bosan!!


Semangat sehat dan salam 🏓

Rabu, 01 Februari 2023

Nusantara Ping Pong Relaxation

 


 


By: Kasmono Monex, a fan of healthy living

 

 

 

 

 

A few days ago I attended a Jaya Suprana talk show with Yon Mardiono (Indonesian National Table Tennis player) as the speaker. There is no doubt about the achievements of the Indonesian table tennis people from the source, I think everyone agrees.

 

With this abundant experience of national and international achievements, Yon hopes that table tennis development in Indonesia will use the basecamp method like in China and the League method like in Europe.

 

Until now, Indonesia does not have a base camp, every player who enters the National Training Center will be sent abroad (China) for the Training Center. For now China is difficult to beat because China uses both methods. The Chinese players practice nine hours a day, this is what makes the Chinese players so tough.

 

Entering 187th in the world ranking, Yon is a player with excellent attacking characteristics owned by Indonesia. Indonesia can follow an example (comparative study) to China in coaching and managerial national table tennis.

 

 

 

Sharing stories and experiences at the Jaya Suprana Show, Yon really inspired Pingpong Nusantara people. A Yon Mardiono hopes that there will be professionalism in managing/guiding Indonesian table tennis. Hopefully Indonesian ping pong will be excited again, both for hobbyists, players and administrators of national table tennis.

 

 

 

But behind the story of Yon Mardiono's brilliant achievements, there is a sad story in Indonesian table tennis. why?

 

Since 2009, the Indonesian table tennis body has split, there has been a dualism in the management of PTMSI. Even today it has become trialism. This resulted in barren coaching for players. Clubs disband, players lose their future and many more are sacrificed from unprofessional management. Finally, Yon hopes that the current management of PTMSI can be temporarily suspended for better future performance. It is hoped that the government will step in and help fix the crisis at PTMSI.

 

 

 

Jaya Suprana promised to bring together Yon Mardiono with the Menpora to discuss the phenomena occurring in Indonesian table tennis. Hopefully it will be implemented and produce quality discussions so that it can be the best solution for Indonesian table tennis.

 

Keep going uncle Yon, keep moving forward Pingpong Nusantara!!

 

 

 

Healthy spirit and greetings 🏓